Home » Artikel Seputar Hindu » Siapa Sih, Tuhannya Orang Hindu? (Bagian 2 dari 10)

Siapa Sih, Tuhannya Orang Hindu? (Bagian 2 dari 10)

Siapa Sih, Tuhannya Orang Hindu? Menjawab pertanyaan seperti itu, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Itu terjadi, karena memang konsep atau paham ketuhanan dalam Hindu sangat berbeda dengan paham ketuhanan  yang lazim dipahami dalam Agama Abrahamik. Artinya, bukan konsep ketuhanan Hindu yang “sulit dipahami”, tapi menjelaskan kepada mereka yang paham ketuhanannya terlanjur merasa  “the only way”, atau “the only truth”, nyatanya tidaklah gampang. Setidaknya, itu pengalaman pribadi saya, lho…

Lho, mengapa tolok ukurnya harus agama Abrahamik? Ya, karena memang, yang paling sering mempertanyakan paham ketuhanan dan ajaran Hindu adalah kebanyakan saudara-saudara yang menganut ajaran agama Yahudi,  Islam, Kristen, dan Katolik. Agama-agama tersebut sesungguhnya  berasal  dari akar dan sumber yang sama, yaitu dari ajaran  Nabi Abraham, atau Nabi Ibrahim.

Berdialog dengan Mahasiswi Jurusan Perbandingan Agama, Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo, Cabang Mantingan

Berdialog dengan Mahasiswi Jurusan Perbandingan Agama, Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo, Cabang Mantingan

Wajar, jika umat dari agama Abrahamik tersebut yang kemudian lebih banyak mempertanyakan paham agama Hindu. Mengapa? Karena memang kalau ditotal, jumlah mereka menjadi sangat banyak bukan? Misalnya saja di Indonesia, jumlah  penduduk beragama Hindu  tak sampai 3% dari total seluruh penduduk Indonesia. Sudah barang tentu, sangat alami bila muncul pertanyaan-pertanyaan seperti itu dari saudara yang mayoritas, kepada yang minoritas. Jadi, wajar, kalau teman-teman yang sering bertanya tentang konsep ketuhanan Hindu pada saya, adalah teman-teman dari Islam, Kristen, dan Katolik. Ya, nggak?
Nah, meski berbeda dan saling berkonflik, Agama Kristiani dan Islam, sebenarnya ketiganya masih memiliki sebutan Tuhan yang sama, yaitu ALLAH. Sehingga, ketika mereka ditanya, siapa Tuhan umat Islam? Mereka akan menyebut Allah. Siapa Tuhan orang Kristen dan orang Katolik? Jawabannya sama, Allah juga.

Dialog dengan Suster, yang bertanya, "Siapa Sih, Tuhannya orang Hindu?"

Dialog dengan Suster, yang bertanya, “Siapa Sih, Tuhannya orang Hindu?”

Tapi, apakah itu Allah yang sama? Apakah ketiga agama itu sebenarnya menyembah Allah yang sama? Apakah Allah yang awalnya disembah  Nabi Abraham itu, setelah berjalan sekitar 4000 tahun, adalah Allah yang sama seperti yang dipahami oleh umat Katolik, Kristen, atau Islam saat ini? Rasa-rasanya tidak, khan?

 

Karen Armstrong, dalam bukunya “The History of God – (Sejarah Tuhan, Kisah Pencarian Tuhan selama 4000 tahun ) “, sudah secara rinci mengungkap perkembangan itu… Uppss… mengapa jadi menyimpang ngobrolin Allah ya? Yang ditanyakan, khan Tuhannya, orang Hindu?
Sabar ya….Tapi saya rasa, pemahaman seperti itu perlu dikemukakan terlebih dahulu, agar setidaknya kita sepakat, bahwa sebuah sumber ajaran yang sama, ternyata bisa menjadi titik tengkar atau titik konflik, atau titik tolak perbedaan paham ketuhanan, bukan?? Bahkan, satu ayat yang sama dari kitab suci yang sama pun, bisa dimaknai atau ditafsirkan secara berbeda oleh orang atau kelompok yang berbeda, bukan?
Oke… saya jadi banyak cakap ya? (hehehe…mengutip salah satu komentar pembaca terhadap artikel Siapa sih Tuhannya Orang Hindu (1)yang saya publish setahun lalu, dan baru bisa saya sambung sekarang ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanan itu…ya…
Lalu, bagaimana dengan umat Hindu? Siapa sih Tuhannya orang Hindu? Itu bukan, yang ditunggu-tunggu dari judul tulisan ini? Hehehe…

Berbeda dengan paham ketuhanan agama Abrahamik yang cenderung monotheistik, kitab-kitab Veda (dibaca : Weda) sebagai dasar agama Hindu, mengajarkan paham ketuhanan yang beragam, yang oleh orang luar disebut dengan berbagai -isme itu.
Kalau menghendaki paham ketuhanan yang monotheistik, dalam Weda ada. Kalau ingin paham panenthistik, Weda punya. Paham politheistik, Weda juga menyediakan. Singkatnya, paham ketuhanan Hindu itu bisa disebut paham KOMPLET-TEISME deh… hehehe… Serba komplit… mau -isme apa saja ada. Tuh…sudah mulai bersungut-sungut khan, membacanya?? Sabar ya? …
Yuk, kita obrolkan satu-persatu, mengapa dalam Hindu ada beragam paham seperti itu. (Bersambung ke bagian 3)

Loading Facebook Comments ...