Home » Posts tagged 'Hindu di Balik Tuduhan dan Prasangka'

Tag Archives: Hindu di Balik Tuduhan dan Prasangka

Dikenal Sebagai Awatara Wishnu, Mengapa Sri Krishna Dipuja Sebagai Tuhan Yang Maha Esa?

Menyaksikan sabda Krishna kepada Arjuna dalam Film Mahabharata, menyisakan banyak tanda tanya dalam benak orang. Dalam percakapan yang selanjutnya dikenal luas sebagai Bhagavad-gita itu, Krishna menyatakan kepada Arjuna bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa Sendiri. Padahal, selama ini Sri Krishna dikenal sebagai salah satu dari sepuluh awatara atau penjelmaan Sri Wishnu. Selain itu, Sri Wishnu sendiri oleh kebanyakan umat Hindu dikenal sebagai salah satu dari Tri Murti Hindu, yaitu Brahma, Wishnu, dan Siwa. Tidakkah hal itu membingungkan? (more…)

Bhagavad-Gita, Kitab Suci Penganjur Perang dan Kekerasan?

Ada sekelompok orang yang mengatakan Krishna sebagai tokoh yang tidak bermoral, karena memaksa Arjuna berperang di medan perang Kuruksetra. Padahal, menurut mereka, Arjuna telah tegas-tegas menolak terlibat dalam pertempuran yang akan memaksanya membunuh kakek, guru, kerabat dan sanak saudara yang ia hormati dan ia cintai. Benarkah anggapan itu? Benarkah Bhagavad-gita semata mata mengajarkan perang dan kekerasan?
“Saya sudah muak dengan agama. Saya malas membaca kitab suci lagi. Termasuk baca Bhagavad-gita. Bukankah justru gara-gara ayat-ayat suci itu manusia saling berperang?” cetus seorang teman dalam sebuah diskusi di ashram. Kebetulan dia baru pertama kali itu hadir dalam acara pendalaman Bhagavad-gita yang kami lakukan rutin setiap hari minggu siang. (more…)

Perjalanan Mantan Tukang Bakso ke India (Part One)

Om Swastyastu,

Buat teman-teman generasi muda Hindu yang barangkali sedang berjuang mempertahankan kehinduannya ditengah berbagai tantangan…. saya mohon ijin berbagi cerita pribadi yang memang sangat subyektif, tetapi barangkali bisa menjadi inspirasi untuk semakin meyakini jalan Sanatana Dharma. Ini adalah cerita pengalaman pribadi sebagai mantan penjual bakso, yang bisa 2 kali ke India, kedua-duanya dibiayai oleh orang yang semestinya menurut aturan dan etika, tidak boleh melakukan hal itu….

Bagi yang tidak berkenan, mohon tidak melanjutkan membacanya…silahkan klik tombol ‘Back’ untuk beralih dari halaman ini….hehehe…

Mantan Tukang Bakso Mandi di Acara Maha Kumbha Mela…..

Beberapa teman yang tahu aku baru saja pulang dari perjalanan tirtha yatra ke India, bertanya dengan nada enteng. ”Apa sih yang kamu dapat sepulang dari tirtha yatra ke India? Apa efeknya setelah mandi di sungai Gangga saat perayaan Maha Kumbha Mela begitu? Trus, aku harus manggil kamu dengan gelar apa nih?” tanyanya dengan nada agak mencibir.

Kalau boleh jujur, aku terhenyak dan tidak menyangka akan ditanya yang seperti itu. Kebanyakan kawan lainnya hanya iseng bertanya, “Mana oleh-oleh dari India nya?” Itupun hanya pertanyaan iseng yang lumrah, sekedar basa-basi. Diam-diam aku merenung, bertanya pada diri sendiri. Iya, ya…aku ‘dapat apa’ setelah melaksanakan tirtha yatra ke India selama sepuluh hari di bulan Februari yang lalu? Adakah manfaat yang nyata yang kurasakan, setelah bersama sekitar 70-an juta manusia dari berbagai belahan dunia, mengikuti mandi suci di Triveni Sangam, tempat bertemunya tiga sungai suci Gangga, Yamuna, dan Saraswati, tempat yang sangat sakral di hati umat Hindu itu? (more…)