Home » Posts tagged 'tukang bakso'

Tag Archives: tukang bakso

BERTEMU TUHAN DI GEROBAK BAKSO : Minggu Tenang, dan Derita Bathin Mahasiswa Miskin (1)

gerobak baksoTukang bakso plat merah? Iya, ya…. Mengapa baru di hari kesebelas ini kenangan lama itu terkorek kembali? Selama sepuluh hari sejak tiba dari Yogya kemarin, pikiranku memang fokus melengkapi berkas CPNS-ku. Kemarin-kemarin, kulewati Jalan G. Obos Induk ini tanpa memaknainya. Sekedar melintas untuk menuju tempat kerja baruku.
Tapi hari ini, tiba-tiba kurasakan keharuan menyergap, saat aku keluar dari Jalan Sisingamangaraja dan masuk Jalan G. Obos. Hmmmm… inikah rahasiamu, Tuhan? Inikah yang Engkau rencanakan bagi hidupku? Bagiku, selamanya Jalur G. Obos adalah Jalan Kenangan. Ya, bahkan ia sempat menjadi jalan hidupku. Dulu, aku selalu berpeluh mandi keringat saat menelusuri jalan utama menuju Masjid Raya Palangka ini, selama lima semester awal kuliahku. Setahun penuh aku bahkan pernah menapakinya dengan berjalan kaki beralaskan sandal jepit. (more…)

Perjalanan Mantan Tukang Bakso ke India (Part One)

Om Swastyastu,

Buat teman-teman generasi muda Hindu yang barangkali sedang berjuang mempertahankan kehinduannya ditengah berbagai tantangan…. saya mohon ijin berbagi cerita pribadi yang memang sangat subyektif, tetapi barangkali bisa menjadi inspirasi untuk semakin meyakini jalan Sanatana Dharma. Ini adalah cerita pengalaman pribadi sebagai mantan penjual bakso, yang bisa 2 kali ke India, kedua-duanya dibiayai oleh orang yang semestinya menurut aturan dan etika, tidak boleh melakukan hal itu….

Bagi yang tidak berkenan, mohon tidak melanjutkan membacanya…silahkan klik tombol ‘Back’ untuk beralih dari halaman ini….hehehe…

Mantan Tukang Bakso Mandi di Acara Maha Kumbha Mela…..

Beberapa teman yang tahu aku baru saja pulang dari perjalanan tirtha yatra ke India, bertanya dengan nada enteng. ”Apa sih yang kamu dapat sepulang dari tirtha yatra ke India? Apa efeknya setelah mandi di sungai Gangga saat perayaan Maha Kumbha Mela begitu? Trus, aku harus manggil kamu dengan gelar apa nih?” tanyanya dengan nada agak mencibir.

Kalau boleh jujur, aku terhenyak dan tidak menyangka akan ditanya yang seperti itu. Kebanyakan kawan lainnya hanya iseng bertanya, “Mana oleh-oleh dari India nya?” Itupun hanya pertanyaan iseng yang lumrah, sekedar basa-basi. Diam-diam aku merenung, bertanya pada diri sendiri. Iya, ya…aku ‘dapat apa’ setelah melaksanakan tirtha yatra ke India selama sepuluh hari di bulan Februari yang lalu? Adakah manfaat yang nyata yang kurasakan, setelah bersama sekitar 70-an juta manusia dari berbagai belahan dunia, mengikuti mandi suci di Triveni Sangam, tempat bertemunya tiga sungai suci Gangga, Yamuna, dan Saraswati, tempat yang sangat sakral di hati umat Hindu itu? (more…)